About the Journal

  1. Journal Name     :  BRANDA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
  2. Initials                  :  BJPKM
  3. Frequency           :  Twice in a Year; June and December
  4. Editor in Chief    :  Assoc. Dr. M Isroul Laili, M.Pd
  5. Online ISSN        :  -
  6. DOI                      :  -
  7. Indexed by         : -
  8. Published by      :  Branda Media Nusantara collaborate LPPM Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

 

BRANDA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

BRANDA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal ilmiah akses terbuka (open-access) dan peer-reviewed yang menjadi platform utama bagi akademisi, dosen, peneliti, praktisi, dan pemangku kebijakan untuk mendiseminasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian (research-based community service). Jurnal ini berfokus pada penerapan iptek, aksi reflektif transformatif, dan pemberdayaan multidisipliner dalam merespons tantangan global yang dinamis. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.

BRANDA berfungsi sebagai wadah intelektual mengeksplorasi metodologi pengabdian mutakhir—seperti Participatory Action Research (PAR), Asset-Based Community Development (ABCD), Community-Based Research (CBR), dan Service Learning—serta hilirisasi riset ke dalam aksi nyata. Ruang lingkup jurnal ini mengintegrasikan bidang Agama (Religion), Ekonomi (Economics & Finance), Humaniora (Humanities), dan Pendidikan (Education) untuk memecahkan masalah aktual, mengelola potensi, serta mengatasi hambatan di masyarakat. BRANDA memberikan perhatian khusus pada isu inklusivitas, akses sosial, penguatan daerah perbatasan, dan wilayah kurang berkembang (3T). Melalui pendekatan interdisipliner, BRANDA berkomitmen menjembatani kepakaran akademis dengan kebutuhan riil masyarakat demi mewujudkan kemandirian, kesejahteraan berkelanjutan, dan keadilan sosial yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Visi: Menjadi jurnal pengabdian kepada masyarakat bereputasi nasional dan internasional yang unggul dalam hilirisasi riset multidisipliner, inovasi sosial, dan pemikiran progresif demi kemaslahatan serta kemandirian masyarakat luas.

Misi: 
1. Menyelenggarakan tata kelola jurnal ilmiah yang profesional, transparan, dan akuntabel sesuai standar akreditasi dan indeksasi global.

2. Mendorong kolaborasi pengabdian berbasis riset partisipatif yang berorientasi pada inovasi sosial dan penyelesaian masalah di daerah perbatasan maupun kurang berkembang.

3. Menyebarluaskan gagasan kritis, pendekatan humaniora, dan praktik terbaik pengabdian berbasis kearifan lokal serta nilai keagamaan demi pembangunan berkelanjutan.

Fokus dan Ruang Lingkup (Focus and Scope)

BRANDA menerima artikel orisinal hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan pendekatan teoretis tepercaya dengan praktik lapangan empiris. Fokus dan ruang lingkup BRANDA meliputi bidang-bidang berikut:

1. Pengabdian Berbasis Metodologi Transformatif dan Pemberdayaan Sosial

  • Penerapan metodologi pengabdian berbasis riset seperti Participatory Action Research (PAR), Asset-Based Community Development (ABCD), Community-Based Research (CBR), dan Service Learning.

  • Pendampingan masyarakat desa/kota, penguatan kelembagaan lokal, serta desain program pemberdayaan masyarakat.

  • Peningkatan akses sosial, advokasi komunitas, dan penguatan masyarakat di daerah perbatasan serta daerah kurang berkembang (tertinggal).

2. Transformasi Ekonomi Lokal, Bisnis, dan Filantropi

  • Pengembangan ekonomi komunitas, optimalisasi BUMDes, Koperasi, UMKM, dan peningkatan daya saing produk lokal melalui pendekatan ekonomi, ekonometrika, dan keuangan modern.

  • Pemberdayaan ekonomi berbasis nilai keagamaan dan filantropi (seperti pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf, serta instrumen keuangan sosial lainnya).

  • Pelatihan manajemen, digitalisasi pasar, dan strategi pemulihan ekonomi masyarakat pasca-krisis.

3. Inovasi Pendidikan dan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD)

  • Peningkatan kompetensi pendidik, pengembangan kurikulum adaptif di sekolah mitra, dan penguatan pusat belajar komunitas (Community Learning Center).

  • Implementasi Education for Sustainable Development (ESD) untuk menciptakan kesadaran lingkungan dan sosial sejak dini.

  • Gerakan literasi masyarakat, literasi digital, edukasi inklusif, dan adaptasi teknologi dalam pendidikan informal dan non-formal.

4. Integrasi Nilai Keagamaan, Kebudayaan, dan Humaniora

  • Penguatan moderasi beragama, resolusi konflik berbasis komunitas, dan harmonisasi sosial dalam masyarakat multikultural.

  • Pelestarian kearifan lokal, pengembangan seni budaya, sejarah lokal, dan penguatan nilai-nilai humaniora dalam menghadapi modernitas.

  • Pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas keagamaan dan lembaga adat.

5. Kesehatan, Lingkungan, dan Teknologi Tepat Guna (TTG)

  • Penyuluhan kesehatan masyarakat, intervensi penanganan stunting, dan peningkatan ketahanan pangan keluarga.

  • Pengelolaan lingkungan mandiri, konservasi alam, pengelolaan sampah/limbah, dan mitigasi bencana berbasis komunitas.

  • Penerapan inovasi digital dan Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk efisiensi sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta energi terbarukan di pedesaan.

TEMPLATE